Rabu, 28 Mei 2008

Foto Bersama Setelah Acara Training “Re-Install Your Mind For Success”

Pada Tanggal 19-22 Mei 2008, keluarga besar SOS Desa Taruna Banda Aceh mengikuti training “Re-Install Your Mind For Success”. Acara ini terlaksana hasil kerjasama SOS Desa Taruna Indonesia dengan Silvereyes Motivation.
Acara dimulai tanggal 19-20 Mei 2008 dengan peserta semua remaja, dan tanggal 21-22 Mei 2008 pesertanya adalah para ibu dan karyawan.

Minggu, 11 Mei 2008

KADO ISTIMEWA DI PAGI HARI

Pada hari minggu, tanggal 10 Mei 2008 adalah hari yang melelahkan, namun demikian keluarga SOS Desa Taruna Banda Aceh merasa senang semuanya karena mendapat kado istimewa dari Allah SWT yaitu anak kami yang bernama Saidah mendapat Juara I dalam MTQ Tingkat Kecamatan Darul Imarah. Saidah berhasil membawa sebuah piala berukuran besar dengan uang pembinaan. Ini sebuah keberhasilan bagi SOS Desa Taruna Banda Aceh yang baru seumur jagung.
Pada hari itu, tepatnya pukul 07.30, beberapa anak terlihat sudah lari-lari pagi mengelilingi village, mereka semua memakai seragam putih-putih. Mereka sedang melakukan latihan dan pemanasan untuk persiapan mengikuti ujian kenaikan tingkat Tae Kwon Do di Stadion Harapan Bangsa. Mereka didampingi oleh Pak Irwan, dan kemudian mereka semua bergegas lalu berpamitan dan minta dido'akan agar lulus dalam ujian tersebut.
Yang mengikuti kenaikan tingkat dari sabuk kuning adalah: Satria EK, Ikhsan, Heru, Abdurahman. sedangkan dari sabuk putih adalah: Saleh, Yovan, Masri, Helmi, Hamdi, Atun, Yulidar, Nurul, Nova, Zia, Rani, Mistahul, Mida, Mulya, Ramadhan, Edi, Surya. Yang tidak ikut adalah Rahmat karena sakit dan Rani karena harus persiapan UAN.
Pukul 09.30, Pak Irwan mengantar Saidah dan Ibu Zahra ke tempat perlombaan MTQ Tingkat Kecamatan. Sebelumnya, Saidah pernah menjadi Juara I tingkat desa, kemudian Juara I tingkat Kemukiman, dan sekarang ia mengikuti tingkat kecamatan sebagai perwakilan dari Kemukiman Lamreung.

Pukul 12.00, Pak Anno dan Pak Irwan mengantar 30 anak untuk menghadiri undangan Peringatan Maulid di Desa Bayu, juga didampingi oleh Ibu Rosmiati, Ibu Roswati, Ibu Nurlaili, dan Ibu Namidah.
Pada hari itu juga, Pukul 15.30, beberapa ibu dan anak-anak nampak terlihat berpakaian rapih, mereka sudah bersiap-siap di halaman depan untuk berangkat ke Desa Blangkrueng dalam rangka nebgunjungi abang-abangnya di Asrama Remaja Putra (ASTRA). Ibu-ibu mempersiapkan acara tersebut dengan memasak kue dan "mie aceh" untuk dibawa makan bersama anak-anak remaja.
Pukul 13.00, kami mendapat informasi bahwa Saidah berhasil mendapat Juara III. Kemudian sehabis Shalat Maghrib, Pak Anno mengumumkan kepada semua anak dan ibu bahwa SOS Banda Aceh mempunyai sebuah kabar baik, yaitu Saidah mendapat Juara III dalam MTQ tingkat kecamatan. kami semua senang dan bergembira.

Pada Hari Senin, pukul 08.00 kami kedatangan tamu yang pertama, ternyata tamu tersebut adalah Pak Mukim. Beliau datang sambil membawa piala besar dan kemudian memberitahukan bahwa Saidah berhasil mendapat Juara I MTQ Tingkat Kecamatan Darul Imarah.
Inilah kado istimewa di pagi hari bagi SOS Desa Taruna Banda Aceh.

Jumat, 02 Mei 2008

MENYUSUN "LEGO"

Pada hari Jum'at, tanggal 2 Mei 2008, diadakan acara lomba menyusun 'Lego' bagi anak-anak sekolah dasar di pendopo. Acara dimulai pukul 16.00 wib setelah shalat Ashar, sebelumnya Pak Anno menerangkan terlebih dahulu kepada anak-anak cara-cara memasang lego tersebut sesuai buku petunjuk didalmnya. Masing-masing lego dibagikan kepada masing-masing rumah, sehingga setiap rumah mendapat satu buah lego untuk disusun. Semua anak-anak asyik konsentrasi, masing-masing sibuk berpikir untuk segera menyelesaikannya. Mereka senang dan nampak mereka lupa segalanya kecuali menyusun lego sampai selesai. Acara didampingi oleh Pak Anno, kemudian Pak Azwani dan Ibu Mardalena juga Ibu Nurlaili ikut terlibat membantu anak-anak yang kesulitan menyusun. Acara selesai pukul 18.00, namun ternyata ada yang masih belum selesai, akhirnya dibawa pulang kerumah masing-masing untuk dikerjakan dirumah.
"Pak, lego kami nggak lengkap, ada yang kurang!" begitu kata mereka. Padahal semuanya lengkap, mereka hanya saja kurang teliti karena ternyata benda yang mereka cari ada didepan mereka, hanya saja tertutup oleh benda yang lebih besar. "Kami susah memasang bis tingkat 3!" kata Andre, "padahal kami kerjakan bersama-sama, bahkan dibantu ibu dirumah!".

Lego-lego tersebut dikirim dari Bandung sebanyak 3 dus, kami berterimakasih atas kiriman dari NO tersebut.