Tamu yang berjumlah kurang lebih 20 orang ditambah dari Dinas Sosial NAD sebanyak 5 orang diterima oleh Pak Anno dan Pak Irwan di ruang pertemuan.
Mereka sangat tertarik dan antusias ingin mengetahui konsep pengasuhan yang dilakukan SOS, kemudian setelah diberikan penjelasan oleh Pak Anno, mereka mengajukan beberapa pertanyaan. setelahn kurang lebih 30 menit lamanya, akhirnya mereka mengunjungi rumah-rumah, yaitu FH 15 dan FH 4 (rumah bayi kembar). Dalam diskusi sempat ditanyakan, "Apakah mungkin di Kalimantan Tengah dibuat SOS?". Kemudian salah satu dari rombongan sempat menawarkan sebidang tanah yang akan dihibahkan seluas 6 hektar didaerah sekitar Palangkaraya.
