Selasa, 23 Desember 2008

Akan Kuajak Ibu Pergi Terbang Ke Udara........

(Foto: Anak Remaja Puteri bersiap-siap memberikan kado istimewa buat ibunya masing-masing)

"Akan Kuajak Ibu Pergi Terbang Ke Udara........", itulah salah satu baris yang terdapat dalam selembar puisi yang berjudul "Jika Aku Besar", puisi ini dibacakan oleh Fikih (Kelas 4 SD) pada acara peringatan "Hari Ibu" pada tanggal 22 Desember 2008. Fikih membacakan puisinya bersama Alam (Kelas 2 SD) yang membaca puisi untuk ibu berjudul "Ibuku Yang Kusayangi".
Keluarga Besar SOS Desa Taruna Banda Aceh memperingati "Hari Ibu" pada tanggal 21 Deseember 2008, tepat pukul 22.00 wib, bertempat di Pendopo.
Acara pembukaan dimulai oleh Irvan sebagai MC, lalu kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Rahma dan terjemahannya oleh Maharani. sebelum dilanjutkan kami semua sempat panik, Ibu-ibu dan anak-anak berteriak; "Gempa...gempa....!!". Semua hampir berlarian, namun Pak Anno dan Pak Irwan segera menenangkan situasi, "Tenang...tenang....tenang semuanya, baca do'a dalam hati dan kembali ketempat duduk".
Memang pada waktu itu kami semua ketakutan, gempa cukup lama, kurang lebih 1 menit, 3 kali tanah berputar-putar, mungkin gempa itu berkekuatan 5,0 skala richter.
Setelah tenang acara dilanjutkan kembali, dengan pembacaan puisi oleh Fikih dan Alam. Kami semua terhibur dengan puisi yang dibawakan oleh mereka berdua, terutama puisi yang dibacakan oleh Fikih; "Akan kuajak ibu pergi terbang ke udara....". Mereka semua tertawa, mereka semua senang, mereka lupa bahwa barusan telah terjadi gempa.
Setelah itu Pak Anno memberikan kata-kata sambutan dan bercerita sedikit tentang seorang anak yang merasa malu mempunyai ibu bermata satu. Diakhir cerita ternyata, sebelah mata ibunya tersebut diberikan kepada anaknya sendiri pada waktu kecil ketika terjadi kecelakaan. Setelah itu anaknya sadar dan menyesal sudah meninggalkan ibunya karena merasa malu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan vokal group dari anak-anak SD, mereka menyanyikan lagu "Kasih Ibu", dan "Bunda Piara".
Tak lama kemudian semua ibu-ibu SOS DTBA maju kedepan untuk menerima kado dari anak-anaknya, namun sebelumnya Ibu Sakdiah sebagai ibu "MR" menyampaikan kesan dan pesannya selama berkarya di SOS mendampingi anak-anak dan harapan ibu-ibu bagi anak-anaknya.
Sebelum acara hiburan, Irvan membacakan do'a makan, dan semuanya langsung menyantap makanan yang sudah dipersiapkan oleh ibu-ibunya. Tema makanan yang dihidangkan pada malam tersebut adalah "Nasi Gurih". Yang mendapat hadiah lomba memasak, menata dan menghidangkan nasi gurih adalah FH-13, FH-15, dan FH-11. Pembagian hadiah dilanjutkan dengan mengumumkan pemenang lomba menulis dengan tema "Hari Ibu". Pemenang loma menulis untuk remaja; Maharani, Isyana Dewi, Nova Sintia. Untuk SD 4-6; Nalia, Mistahul Jannah, Miftahul Jannah. Untuk SD 1-3; Zulfikar, Apriyanti, Raja.
Setelah itu penampilan vokal group dari anak remaja puteri yang menyanyikan lagu "Bunda" (Melly Goeslow) dan lagu dari ST-12 yang syairnya sudah dirubah. Ditengah-tengah lagu, Maharani membacakan puisi karya Sapardi, "Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana".
Tak ketinggalan, anak remaja putera asuhan Pak Firman ikut meramaikan suasana dengan membawakan lagu "Ibu" (Iwan Fals) dan beberapa lagu Aceh.
Terakhir, penampilan vokal duet dari Monalisa dan Safira, mereka menyanyikan lagu "Tinggal Kenangan" (Gaby) yang diiringi oleh Pak Anno sendiri.

Kemudian tepat pukul 23.00 acara selesai lalu ditutup dengan do'a oleh Ikhsan.