Pada hari Kamis, tanggal 18 Desember 2008, SOS Desa Taruna Banda Aceh menerima kunjungan tamu rombongan dari "SAVE THE CHILDREN" bersama 11 pimpinan panti asuhan se propinsi NAD. tujuan mereka adalah mengadakan studi banding.
Maksud kunjungan tersebut disampaikan lewat surat yang ditandatangani oleh Ana Dionela (Child Protection Sector Head).
Tepat pukul 11.00 siang rombongan tiba di SOS DT BA. Yang hadir dari mereka adalah Bapak Syahruzah (Acting FBC Advocacy Specialist) dan pimpinan dari panti asuhan milik dinas sosial dari Pidie, Bireun, Lhokseumawe, dan juga dari panti asuhan swasta.
Rombongan yang berjumkah 16 orang diterima diruang pertemuan oleh Pak Anno, Pak Irwan, Ibu Rika, Ibu Lia, dan Ibu Icut. Setelah diberi penjelasan tentang; "Apa itu SOS?", dilanjutkan dengan acara tanya jawab, mulai dari permasalahan rekruitment anak, rekruitment ibu, filling anak, pencarian dana, dll. setelah itu rombongan mengunjungi rumah-rumah untuk bertatap muka dengan ibu-ibu dan anak-anak. Rombongan terlihat sangat puas dengan peneriamaan kami, dan pada kesempatan terakhir, Pak Anno mengusulkan kepada semua yang hadir untuk membuat satu wadah komunikasi antar lembaga panti asuhan se-NAD, istilahnya "Forum Komunikasi Panti ASuhan Se-NAD". Tepat pukul 16.00 rombongan berpamitan untuk meninggalkan SOS DT BA.
KUNJUNGAN "KINDER HUT"
Pada hari Jum'at, tanggal 19 Desember 2008, pukul 20.00 wib, SOS Desa Taruna Banda Aceh menerima kunjungan tamu rombongan dari "KINDER HUT". Sebanyak 5 orang terdiri dari Dr. Abdul Gafur (Project Manager, Dubai), Pak Daud (Pelaksana), dan perwakilan Dubai untuk Indonesia 2 orang, serta 1 orang dari India.
Merekapun datang untuk mengadakan studi banding, mereka sedang membangun sebuah yayasan pengasuhan anak-anak yang terletak di Indrapuri dengan model "Family Base Care". Namun dalam satu rumah terdapat 2 orang ibu, bukan single parent. Mereka banyak bertanya tentang rekruitment ibu dan masalah kontruksi. Karena mereka sudah membangun rumah keluarga tetapi belum membangun kantor dan belum ada pagar.
Rombongan tamu pulang pukul 23.00. Mereka puas dengan kunjungannya tersebut dan pasti akan sering berkunjung ke SOS untuk menanyakan hal yang lain-lainnya.
